GNFI Cerita tentang GNFI

Saya harus mengakui dosa lagi, dan ini adalah contoh yang tidak baik: terlalu lama  meninggalkan blog ini, bahkan fitur blog sempat tidak tampil di website GNFI.

Alasannya macam-macam, mulai dari teknis sampai nonteknis. Tapi alasan yang sering dipakai adalah: sibuk.

Kami sibuk dengan berbagai inovasi fitur-fitur, produk media baru, program-program, event, bermitra dengan komunitas, serta memastikan operasional organisasi berjalan makin solid dari waktu ke waktu.

Kesibukan itu menurut kami demi sesuatu yang sangat penting: Agar apa yang disajikan dan disebarkan oleh GNFI makin baik untuk pembaca, penonton, maupun pengikutnya di media sosial.

Tapi absen menulis blog ini selama 5 tahun (terakhir unggahan November 2016), saya rasa sulit dimaklumi. Apalagi sebenarnya blog bagi sebuah media dan organisasi seperti GNFI juga penting. Ia menjadi tempat bagi orang untuk melihat GNFI di balik layar. Untuk melihat denyut kehidupan orang-orang di dalamnya.

Karena barangkali di luar sana, banyak yang ingin tahu bagaimana GNFI bekerja? Apa saja kegiatannya selain bikin konten? Seberapa asyik bekerja di GNFI? Bagaiamana bisnis GNFI? Apakah GNFI baik-baik saja? Atau sekadar ingin kepo saja saat menjelejahi website GNFI.

Pertanyaan-pertanyaan tersebut sering saya atau teman-teman GNFI lainnya dengar ketika sedang ada kegiatan langsung dan bertemu dengan berbagai kelompok masyarakat di bebagai kota.  Mulai dari kalangan kampus, mahasiswa/pelajar, komunitas di berbagai daerah, instansi pemerintahan, perusahaan swasta/BUMN, NGO, kalangan profesional, hingga pelaku UKM.

Mereka ingin tahu bagaimana kami bekerja. Karena menurut mereka, GNFI bisa mengemas informasi-informasi positif dengan gaya menarik dan enak untuk dinikmati.

Oleh karena itu,  kami memutuskan menghidupkan kembali fitur blog ini. Kami merasa perlu menuliskan cerita-cerita maupun pemikiran di balik layar, selain cerita-cerita yang setiap hari kami sajikan sebagai informasi melalui berbagai platform, dari website hingga media sosial.

Seiring GNFI yang kini  menjadi sebuah "grup", di mana media dan aktivitas kami bukan hanya yang ada di goodnewsfromindonesia.id (atau goodnews.id) saja, rasanya kami punya banyak cerita yang bisa dibagikan.

Harapannya, semoga cerita-cerita ini bisa menginspirasi, sedikit maupun banyak. Bahwa sesuatu yang didirikan dengan idealisme seperti GNFI, dapat dikerjakan secara profesional, total, beriorientasi pada dampak baik, dan juga berkelanjutan.

Siapa tahu, Anda juga sedang mengerjakan proyek idealis yang keren sekaligus menginginkannya bisa terus tumbuh, kita bisa saling berbagi cerita.

Yuk, bisa yuk!

Wahyu Aji

   

Wahyu Aji

Wahyu Aji

Pembelajar yang tak pintar-pintar. Bekerja untuk GNFI, berperan sebagai CEO. Interaksi dapat melalui aji@goodnews.id